Nama : Joan RIadi
Npm : 23412940
Kelas : 4IC01
Judul : BAB 10 –
Berbagai Jenis Profesi Bidang Teknik Mesin dan Sertifikasi Profesinya
Berbagai Jenis Profesi Bidang Teknik Mesin dan Sertifikasi
Profesinya
Jenis Profesi Bidang Teknik Mesin :
Lapangan pekerjaan sarjana Teknik Mesin sangat luas, selain
dapat bekerja dalam bidang-bidang industri dan produksi juga dapat bekerja pada
bidang lainnya. Beberapa lapangan pekerjaan bagi lulusan Teknik mesin antara
lain:
Industri otomotif
Minyak bumi dan gas
Industri maritim
Industri berat dan ringan
Pendidikan pengajaran dan penelitian
Pegawai di berbagai instansi pemerintah dan swasta.
Dan lain lain
Profesi di Bidang Industri
Bidang perawatan Mesin, Dapat dikatakan bahwa bagian-bagian
teknik mesin merupakan jantung dari perusahaan. Karena produksi mereka (para
pengusaha) sangat bergantung pada perawatan mesin-mesin produksi maupun pada
energi yang menggerakkan mesin-mesin produksi. Dan hal ini semua dikerjakan
oleh para sarjana teknik mesin. Dari mulai pelumasan penggantian suku cadang
yang sudah rusak sampai kepada pengontrolan produksi.
Bidang Industri alat berat, Dalam industri alat-alat berat
terdapat beberapa divisi, seperti divisi pengecoran, divisi rangka dan
komponen, divisi perakitan, dan divisi desain.
· Dalam divisi pengecoran, sarjana teknik mesin berguna
dalam hal menemukan bahan yang cocok dengan pemakaian dan harganya murah untuk
dijadikan bahan dalam pembuatan alat-alat berat. Seorang sarjana teknik mesin
perlu menentukan jenis perlakuan fisis terhadap suatu jenis bahan agar dapat
ditingkatkan kekuatan fisisnya.
· Dalam divisi rangka dan kompenen, seorang sarjana teknik
mesin perlu mencermati titik-titik tertentu dalam alat yang akan mudah patah
ataupun rusak, sehingga dapat diketahui bagian-bagian yang harus diperkuat. Hal
ini tentunya akan mempengaruhi bentuk dari alat berat dan juga biaya
produksinya.
· Dalam divisi desain, seorang sarjana teknik mesin
melakukan pekerjaan dalam merancang suatu alat yang sesuai dengan permintaan
pasar. Mereka bekerja dalam menggambar rancangan mereka dan juga memperkirakan
mesin-mesin yang akan dipakai untuk menggerakkan alat yang mereka rancang agar
hasilnya dapat memuaskan dan efisien. Selain menguji spesimen hasil produksi, tugas
sarjana teknik mesin adalah menentukan proses yang tepat untuk menghasilkan
bahan dengan kekuatan sesuai kebutuhan penggunaannya. Setelah selesai, penting
bagi mereka untuk menguji hasil produksi sesuai dengan standar yang ada atau
disesuaikan dengan permintaan dan kebutuhan pasar. kamu juga bisa bekerja di
bidang lainnya.
Dalam bidang pemerintahan, sarjana teknik mesin juga
dibutuhkan, misalnya di bagian pusat riset dan pengembangan teknologi milik
pemerintah, seperti BPPT (Badan Pusat Pengembangan Teknologi) dan IPTN.
SERTIFIKASI INSINYUR PROFESIONAL
Pengantar Sertifikasi Insinyur Profesional
Persatuan Insinyur Indonesia merupakan salah satu organisasi
profesi yang mendapat tempat yang terhormat dalam masyarakat Indonesia pada
umumnya dan masyarakat ilmu pengetahuan dan teknologi pada khususnya. Citra ini
terbentuk sebagai hasil jerih payah perjuangan tak kenal lelah yang dilakukan
oleh Pengurus PII terdahulu.
Dalam rangka memenuhi tujuan yang telah ditetapkan dalam
Anggaran Dasar PII, citra tersebut perlu ditingkatkan agar selanjutnya PII
menjadi sebuah organisasi profesi yang :
• Mampu memberikan pelayanan yang bermanfaat bagi para
anggota.
• Mampu melakukan pembinaan kemampuan profesional bagi para
anggotanya sehingga setara dengan para Insinyur di negara lain.
• Mampu memperjuangkan aspirasi dan melindungi kepentingan
insinyur Indonesia sehingga hak dan kewajiban profesionalnya dapat terpenuhi
dalam rangka berperan serta secara aktif dalam Pembangunan Nasional.
Salah satu program utama Pengurus Pusat PII adalah
melaksanakan Program Sertifikasi Insinyur Profesional Indonesia. Program ini
merupakan langkah strategis PII untuk lebih mengedepankan pembinaan kemampuan
profesional anggota dalam memasuki era persaingan globalisasi.
Pada dasarnya Sistem Sertifikasi ini merupakan pengakuan
resmi atas kompetensi keprofesionalan seorang insinyur, yang sudah menempuh
pendidikan sarjana teknik atau pertanian, serta sudah mengumpulkan pengalaman
kerja yang cukup dalam bidang keinsinyuran yang ditekuninya. Dengan demikian
masyarakat konsumen memperoleh perlindungan karena mereka yang sudah memperoleh
sertifikat Insinyur Profesional adalah yang kompetensinya sudah benar-benar
terbukti berdasarkan bakuan yang mengacu pada kaidah-kaidah internasional.
Sertifikat Insinyur Profesional diberikan dalam tiga jenis,
yang sekaligus juga menunjukkan jenjang kompetensi yang dimilikinya.
Yang paling awal adalah Insinyur Profesional Pratama, yaitu
para insinyur yang sudah bekerja lebih dari tiga tahun sejak mencapai gelar
kesarjanaannya dan sudah mampu membuktikan kompetensi keprofesionalannya.
Yang kedua adalah Insinyur Profesional Madya, yaitu para
pemegang sertifikat Insinyur Profesional Pratama yang sudah bekerja dan
membuktikan kompetensinya selama paling sedikit lima tahun setelah ia
memperoleh sertifikat Insinyur Profesional Pratama.
Yang terakhir adalah Insinyur Profesional Utama, yaitu para
pemegang sertifikat Insinyur Profesional Madya yang telah bekerja dan
membuktikan kompetensinya selama paling sedikit delapan tahun setelah ia
memperoleh sertifikat Insinyur Profesional Madya, serta mempunyai reputasi
keprofesionalan secara nasional.
Untuk memberikan panduan pada semua pihak yang berminat dan
atau berkepentingan pada Program Sertifikasi Insinyur Profesional, telah
disusun Petunjuk Pelaksanaan ini.
Kiranya panduan ini dapat menjadi bahan acuan bersama bagi
mensukseskan Program Sertifikasi Insinyur Profesional PII.
Calon IP ( Insinyur Profesional ) dapat disertifikasi
menjadi IP setelah menunjukkan bahwa:
1. Mempunyai Dasar Pengetahuan (Knowledge Base) Profesi
Keinsinyuran
2. Mempunyai Pengalaman Profesi Keinsinyuran
3. Mempunyai Syarat Bakuan Kompetensi ( Competency Standard
) Profesi keinsinyuran
Sertifikat Keahlian di Bidang Industri
Sertifikat Ahli K3 ( Kesehatan dan Keselamatan Kerja )
Pelatihan Kompetensi dan Sertifikasi Ahli K3 (Umum) ini di maksudkan
untuk :
Mempersiapkan tenaga Ahli K3 (Umum) yang mampu mengelola dan
menjalankan organisasi P2K3 (Panitia Pengawas Keselamatan dan Kesehatan Kerja)
di perusahaan.
Mempersiapkan tenaga Ahli K3 (Umum) yang mampu melakukan
identifikasi, evaluasi dan audit proses yang berkaitan dengan penerapan
keselamatan dan kesehatan kerja secara umum.
Sumber :
http://www.jurnalinsinyurmesin.com/index.php?option=com_content&view=article&id=29&Itemid=3
http://www.jurnalinsinyurmesin.com/index.php?option=com_content&view=article&id=22&Itemid=83
http://www.ista.ac.id/index.php?option=com_content&view=article&id=54&Itemid=60
http://pigu3.blogspot.com/2009/03/pengertian-teknik-mesin.html
http://xa.yimg.com/kq/groups/11126306/800620669/name/2.+Pelatihan+AK3+UMUM++TGL+27+Sebtember++-+12+Oktober+2010+OLEH+THS.pdf
http://johandwisatrio.blogspot.co.id/2013/05/berbagai-jenis-profesi-bidang-teknik.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar